Kualitas dan Jangkauan Konektivitas Digital Dorong Inklusivitas dan Transformasi Digital



Koneksi digital kini sudah menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan karena koneksi digital bisa mengakselerasi banyak hal termasuk ekonomi.  Meskipun perkembangan kualitas jaringan internet di Indonesia kini semakin baik namun masih belum ideal baik jangkauan maupun kualitasnya.  Upaya pemerintah untuk pemerataan koneksi internet hingga ke pelosok kini sedang digarap dan diharapkan akan segera selesai pada tahun depan yang dikerjakan oleh BAKTI Kominfo serta Telkomsel dan XL Axiata sebegai penyedia layanan.

Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh PT Lintas Teknologi Indonesia (LTI) dengan tajuk Lintas Teknologi Solutions Day | 5th Edition di Jakarta terungkap beberapa kendala dan prospek koneksi digital.  Mulyadi selaku Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, memaparkan prioritas Indonesia dalam agenda transformasi digital nasional perlu diwujudkan dengan dukungan dari berbagai pihak. “Pembangunan transformasi digital di Indonesia tidak bisa berjalan dengan pemerintah sendiri tentu perlu dukungan dari berbagai pihak lain yang terkait, seperti masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan penyelenggara teknologi komunikasi tentunya. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap pembangunan transformasi digital dapat berjalan dengan baik” ungkap Mulyadi.

Dalam diskusi yang bertema “Orchestrating Technologies to Boost Economic Growth” ini Nugroho sebagai Direktur Network Telkomsel mengungkapkan bahwa kini sudah menjadi jamannya kolaborasi yang mampu memberikan dampak besar. “Kolaborasi antara operator, technology owner, serta digital application partner diperlukan untuk bisa menciptakan use cases yang bermanfaat dan punya urgency yang penting untuk bisa mendukung investasi infrastruktur”, ujar Nugroho.

Teknologi digital merupakan kunci atas upaya pemulihan dan pemberdayaan di berbagai sektor, termasuk untuk mendukung perdagangan, industrialisasi dan investasi yang inklusif, meningkatkan produktivitas, serta membuka potensi ekonomi masa depan khususnya bagi UMKM dan start-up. “Melihat proyeksi nilai ekosistem digital kita yang sangat tinggi, penting bagi kita membangun ekosistem digital untuk mendukung sektor perdagangan dan retail di Indonesia” ucap Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia.  Hal ini diungkapkan Jerry sebagai bentuk dukungannya terhadap pentingnya teknologi digital dalam mendukung perdagangan di Indonesia.

Sementara itu Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech & Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital Kadin yang menjadi salah satu pembicara utama di acara Lintas Solutions Day 2022 ini mengungkapkan bahwa, “Teknologi sudah menjadi bagian dari culture dan society kita dan membuat kontribusi dalam ekonomi digital saat ini menjadi sangat relevan.”  Apa yang diungkapkan Pandu merupakan penguatan dari apa yang kita alami sekarang ini dimana hampir semua lapisan masyarakat telah merasakan teknologi canggih minimal yang ada pada smartphone.

Namun kemajuan teknologi juga tak lepas dari hal buruk yang menyertainye yaitu masalah keamanan siber.  Hal ini terbukti dari banyaknya serangan siber di Indonesia setiap hari.  “Tingginya pemanfaatan teknologi komunikasi paralel dengan meningkatnya risiko keamanan siber, sehingga keamanan siber menjadi faktor utama kesuksesan dalam mewujudukan ekonomi digital kita” ungkap Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber & Sandi Negara – BSSN.   Tumbuhnya banyak perusahaan penyedia jasa keamanan siber di Indonesia menjadi salah satu indikasi baik bagi keamanan bisnis digital di Indonesia.